Friday, October 10, 2014

MAKAN LALAT



MAKAN DENGAN LAUK LALAT
Hari minggu tanggal 18 Desember 2011 Masjid Jami’ Thoriqotul Jannah kandat mengadakan acara rutin setiap ahad kliwon yaitu khataman qur’an. Acara dimulai setelah melaksanakan shalat subuh yang di pimpin oleh ketua ta’mir masjid yang baru setelah ketua lama Bapak KH. Imron Rosyadi  wafat yaitu bapak Suja’i. Acara diikuti oleh pengurus masjid dan juga remaja masjid yang selalu standby di masjid. Selain itu juga para mantan remas yang sudah kembali kerumahnya masing-masing juga hadir untuk mengikuti acara sekaligus kumpul-kumpul bernostalgia masa lalu. Makan pagi dengan nasi pecel dan tumpang yang kami beli dari uang yang di sodaqohkan oleh wakil ketua ta’mir dan juga minuman teh gelas dan ale-ele serta air mineral gelas.  Usai beberapa juz di baca maka sebagian remas melanjutkan aktivitas ke toko yang sudah menjadi tugasnya setiap hari sejak ikut bapak Imron (alm).  Setelah itu kami melanjutkan aktifitas mengaji dengan bergantian di masjid hingga selesai, usai shalat duhur makan kembali dan menunya sudah lain. Ada lauk ayam, tahu campur, nasi goreng, jajanan  dan masih banyak lagi lainnya. Setelah mengaji dan makan siang ada yang masih harus tetap mengaji dan sebagaian istirahat, ada juga yang mengaji kelanjutannya ( nyembung). Tibalah waktunya menunjukkan pukul 15.00 WIB waktunya shalat ashar. Kami melaksanakan shalat berjamaah dan kemudian  berdoa,
Selesailah sudah shalat asharnya, dilanjutkan membaca juz terakhir oleh Aripin dan yang lain menyimaknya. Usai itu dilanjutkan doa oleh mbah Abu yang merupakan salah satu sesepuh masjid. Kemudian dilanjutkan makan kembali. Pada saat asyik makan karena sebelumnya saya menangkap lalat dan kemudian saya berikan kepada salah satu remas yaitu Aman, lalat itu dibawanya. Dan kemudian pada saat makan lalat itu di suapkan dengan nasi kepada Kete dan dimakannya tanpa sepengetahuannya. Ketika makan lahap lahapnya. Aman bilang kepada saya kalau lalat tadi sudah dimasukkan/ dimakan Kete. Sayapun bilang ke Kete kalau tadi makan lalat. Ternyata reaksinya sungguh diluar dugaan. Kete lari dan berusaha memuntahkan apa yang ada di perutnya agar lalatnya keluar. Namun apa boleh buat lalat tidak mau keluar dan ia tersedu-sedu karena merasa takut kalau ada apa-apa. Namun kami meyakinkan kalau tidak akan terjadi apa-apa dengan memakan lalat. Iapun tenang dan kemudian bermain Volly dengan kelompok saya menang 3 set berturut-turut.

Abina abdi

Thursday, October 9, 2014

MAKAN DENGAN LAUK LALAT



MAKAN DENGAN LAUK LALAT
Hari minggu tanggal 18 Desember 2011 Masjid Jami’ Thoriqotul Jannah kandat mengadakan acara rutin setiap ahad kliwon yaitu khataman qur’an. Acara dimulai setelah melaksanakan shalat subuh yang di pimpin oleh ketua ta’mir masjid yang baru setelah ketua lama Bapak KH. Imron Rosyadi  wafat yaitu bapak Suja’i. Acara diikuti oleh pengurus masjid dan juga remaja masjid yang selalu standby di masjid. Selain itu juga para mantan remas yang sudah kembali kerumahnya masing-masing juga hadir untuk mengikuti acara sekaligus kumpul-kumpul bernostalgia masa lalu. Makan pagi dengan nasi pecel dan tumpang yang kami beli dari uang yang di sodaqohkan oleh wakil ketua ta’mir dan juga minuman teh gelas dan ale-ele serta air mineral gelas.  Usai beberapa juz di baca maka sebagian remas melanjutkan aktivitas ke toko yang sudah menjadi tugasnya setiap hari sejak ikut bapak Imron (alm).  Setelah itu kami melanjutkan aktifitas mengaji dengan bergantian di masjid hingga selesai, usai shalat duhur makan kembali dan menunya sudah lain. Ada lauk ayam, tahu campur, nasi goreng, jajanan  dan masih banyak lagi lainnya. Setelah mengaji dan makan siang ada yang masih harus tetap mengaji dan sebagaian istirahat, ada juga yang mengaji kelanjutannya ( nyembung). Tibalah waktunya menunjukkan pukul 15.00 WIB waktunya shalat ashar. Kami melaksanakan shalat berjamaah dan kemudian  berdoa,
Selesailah sudah shalat asharnya, dilanjutkan membaca juz terakhir oleh Aripin dan yang lain menyimaknya. Usai itu dilanjutkan doa oleh mbah Abu yang merupakan salah satu sesepuh masjid. Kemudian dilanjutkan makan kembali. Pada saat asyik makan karena sebelumnya saya menangkap lalat dan kemudian saya berikan kepada salah satu remas yaitu Aman, lalat itu dibawanya. Dan kemudian pada saat makan lalat itu di suapkan dengan nasi kepada Kete dan dimakannya tanpa sepengetahuannya. Ketika makan lahap lahapnya. Aman bilang kepada saya kalau lalat tadi sudah dimasukkan/ dimakan Kete. Sayapun bilang ke Kete kalau tadi makan lalat. Ternyata reaksinya sungguh diluar dugaan. Kete lari dan berusaha memuntahkan apa yang ada di perutnya agar lalatnya keluar. Namun apa boleh buat lalat tidak mau keluar dan ia tersedu-sedu karena merasa takut kalau ada apa-apa. Namun kami meyakinkan kalau tidak akan terjadi apa-apa dengan memakan lalat. Iapun tenang dan kemudian bermain Volly dengan kelompok saya menang 3 set berturut-turut.

Abina abdi

Friday, September 19, 2014

Latihan Rutin Pramuka MAN Kandat

Latihan Rutin Pramuka MAN Kandat dilaksanakan setiap hari Sabtu sesudah pulang sekolah di lingkungan Man Kandat atau menyesuaikan kondisi dan agenda

Keutamaan Puasa Sebelum Idul Adha


Keutamaan Puasa Sunah sebelum Idul Adha
Puasa sebelum Idul Adha disebut juga dengan puasa Arafah. Karena dilakukan pada saat jutaan jemaah haji berkumpul melaksanakan wukuf di padang Arafah. Wukuf sendiri merupakan ibadah wajib karena merupakan bagian dari rukun haji yang
harus dipenuhi para calon haji.
Wukuf di Arafah yang merupakan puncak penyempurnaan ibadah haji dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah berdasarkan kalender Islam. Pada saat inilah umat muslim yang tidak melaksanakan wukuf dianjurkan untuk berpuasa, termasuk kita yang berada di tanah air.
Hadits puasa sebelum Idul Adha
Puasa sebelum idul adha adalah ibadah yang sangat dianjukan oleh Rasulullah Saw. Bagi kaum muslimin puasa satu hari sebelum lebaran haji ini, hukumnya sunnah muakkad (sangat ditekankan). Artinya, meskipun puasa sebelum hari raya qurban ini bersifat sunnah, namun demikian sangat-sangat dianjurkan dan diutamakan untuk dilaksanakan.
Bagi mereka yang menunaikan ibadah puasa Arafah akan didoakan Nabi Muhammad Saw agar Allah menghapus dosa-dosanya selama dua tahun, yakni; satu tahun sebelum dan satu tahun sesudah. Hal ini berdasarkan hadits Nabi Saw yang artinya: Puasa satu hari Arafah, aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya.” (HR. Muslim, no 1162, dari Abu Qatadah).
Dari Abu Qatadah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam pernah ditanya tentang puasa pada hari ‘Arafah, beliau bersabda: “Ia (Puasa ‘Arafah itu) menggugurkan dosa-dosa satu tahun sebelumnya dan setelahnya.” (HR. Muslim 1162)
Tidak makan dan tidak minum juga dilakukan Rasulullah Saw sebelum melaksanakan sholat Idul Adha di lapangan. Ini adalah kebiasaan Nabi Saw seperti yang tertuang dalam hadits berikut: Jika sebelum berangkat shalat Idul Fitri Rasulullah SAW sarapan dahulu maka sebelum shalat Idul Adha, Rasul tidak sarapan dan beliau baru makan sepulang melaksanakan shalat (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

Thursday, September 18, 2014

Foto Pertala 2012 dan Diklat





diklat Dewan Ambalan di Taman Wisata Ubalan Plosoklaten Kediri Bersama Kak Amirrudin

Diklat Diubalan penuh kenangan, Yang Gak sabar harus siap dikerubung semut atau memandangi tanaman dimalam hari
salah satu peserta Pertala yang sempat menyanyi bersama dengan Mr. Justin

suasana sayonara setelah sehari semalam pertala tahun 2012

Add caption

Kak Kahfi berbagi ilmu dengan adik-adik disaat pertala 2012

nikmatnya makan bersama meski hanya dengan Nasi bungkus. yang penting syukur dan kebersamaan
Kak Slamet memberikan wawasan tentang sejarah Pramuka Dunia, Sejarah Pramuka Indonesia dan Sejarah Pramuka MAN Kandat


Kak Amir dengan Kak Slamet yang sedang menunggui acara Pertala. Jadi Adiknya dak dibiarkan begitu aja keluyuran.

Bapak Dimyati Kepala Madrasah pada Pertala 2012.

Adik-adik Cewek Peserta Pertala.....Mana Yang Cantik????? Pasti Cantik semua
Kak Dwi dan Kawan

Kak Didit dan kawan saat di sumber complang
Peresmian Pertala 2012 oleh Kamad Dimyati

nomor 2 dari Kanan : Kak Saniatul Mubarokah selaku Pembina Pramuka bersama jajaran pengurus saat pertala 2012.
Persiapan .............!!!!!!!!!!

Sunday, August 10, 2014

Musyawarah Persetujuan Ganti Nama Ambalan

Alumni pertanggal 09 Agustuamukas 2014 menyetujui pergantian nama Ambalan Pandawa dan Pramudya Wardani menjadi Ambalan Galuh Candra Kirana dan Inu Kertapati dengan pertimbangan setiap ada kegiatan Pramuka sejarah Pramuka MAN Kandat harus diajarkan kepada adik-adik pr
suasana menjelang Musyawarah persetujuan penggantian Nama AMbalan Pandawa dan Pramudya Wardani dengan Galuh Candra Kirana dan Inu Kertapati

PERTALA 2014 MAN KANDAT

API UNGGUN CUKUP BESAR DAN MENIMBULKAN LEDAKAN YANG BESAR PULA
 PERTALA MAN KANDAT 2014 dilaksanakan pada tanggal 09-10 Agustus 2014 di Gugus Depan 19-175/176 Pangkalan MAN Kandat. diikuti oleh adik-adik kelas X dan dimeriahkan oleh kehadiran Alumni Pramuka MAN Kandat.
MY WIFE BERSAMA DENGAN ALUMNI PRAMUKA MAN KANDAT

INILAH TEMU KANGEN ALUMNI PRAMUKA, YAAA DI ACARA PRAMUKA. HOREEEEE

PEACE

APINYA KAYAK APA YAAA?

SAUDARA KIKI MEMANDU ADIK-ADIK DALAM PENSI API UNGGUN

ADIK-ADIK DALAM API UNGGUN

TUUUU LAGI NARSIS ADIK-ADIK

AYOOOOO NYANYIIIIII

Sejarah Pramuka MAN KANDAT



SEJARAH GERAKAN PRAMUKA MAN KANDAT
Gerakan Pramuka MAN Kandat adalah gerakan pramuka yang didirikan di Pangkalan MAN Kandat yang berada di Jalan Raya Kediri – Blitar Desa Kandat Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri Propinsi Jawa Timur. Awal mula pendirian Kepanduan ini adalah pada tahun 2003 sebelum menjadi MAN Kandat adalah bernama “ Madrasah Aliyah AL-Fajar Kandat”, dalam selang beberapa waktu yang jumlah muridnya tidak lebih dari 30 untuk kelas X-XII (kelas X = 3 orang, Kelas XI = 10 orang dan kelas XII = 17) dengan perlahan dan pasti berusaha sekuat tenaga untuk meraih prestasi di tingkat kabupaten. Dengan semangat yang membara tersebut satu-persatu kejuaraan mampu diraih mulai dari juara 1 bahasa inggris tingkat KKM MAN I Kediri yang diraih oleh saudari Vini Hukama, Juara Bahasa Arab Nomor 1 tingkat KKM MAN I kediri maupun Kabupaten oleh Saudara Syamsuri. Dilanjutkan dengan meraih juara matimatika dalam olimpiade Matematika se- Kabupaten dengan mendapat Juara 1 dan 3.  
Dengan banyaknya prestasi yang diraih membuat madrasah-madrasah di Kabupaten kediri cukup resah dan bahkan ada yang mengalahkan teman kami yang sebelumnya juara 1 di kabupaten dengan dalih bahwa teman kami tidak mengerti maksud yang di Pidatokan dalam lomba, padahal sebenarnya salah dan panitia tidak mau klarifikasi. Alhasil, ketika yang dimenangkan di KKM, kalah dalam lomba tingkat Kabupaten. Di sisi lain Kementrian Agama kabupaten yang sebelumnya Departemen Agama kabupaten Kediri melirik dan mengusulkan kepada Yayasan pendidikan Islam Al-Fajar Kandat untuk di Negeri kan. Maka denga pertimbangan yang banyak dan berfikir luas. Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Fajar dan kepala Madrasah Alm. H. Imron Rosyadi menyetujui pengajuan penegerian MA Al-Fajar menjadi MAN Kandat. Dalam pengajuan tersebut Bupati Kediri bapak Sutrisno juga ikut andil secara langsung untuk mengurus proses penegerian MAN Kandat ke Jakarta.
Dalam perjalanan menuju ke Negeri dari Madrasah Swasta, MA Al-Fajar menjadi MAN Kandat, 2005 resmi berubah nama menjadi Madrasah Aliyah Persiapan Negeri kandat. Disinilah awal tonggak berdirinya Gerakan Pramuka MAN Kandat. Pada bulan Juli 2005 MAPN Kandat mendapatkan murid baru yang cukup banyak yaitu 60 siswa lebih yang dari sebelumnya dengan nama MA Al-Fajar tinggal 3 murid saja. Dengan semakin banyaknya jumlah murid dan dengan semangat siswa yang dulu siswa Al-Fajar maka tanggal 23 Juli hari jum’at setelah melakukan masa orientasi siswa, kepala Madrasah baru setelah bapak Imron Rosyadi yaitu bapak Moh. Syuhada’ memanggil saya (Slamet) untuk mengadakan persami sebagai pelengkap penerimaan siswa baru. Saya diminta untuk mencari seorang Pembina yang bisa membantu dalam memperlancar kegiatan persami. Saya pun mengusulkan Pembina Pramuka MI Al-Fajar yaitu bapak Amiruddin untuk menjadi Pembina di MAPN Kandat. Dengan bimbingan beliau akhirnya acara persami di MAPN Kandat bisa dilaksanakan dan saya sebagai ketua pelaksana dengan di bantu oleh teman-teman seangkatan ex MA Al-Fajar. Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan berjalan lancer dan kepala madrasah mengapresiasi kegiatan tersebut serta mengajukan usulan untuk pendaftaran nama gudep gerakan pramuka MAPN Kandat.
Dengan adanya usulan tersebut saya dengan bapak Amiruddin dan teman-teman ex MA Al-Fajar berusaha melengkapi berkas-berkas untuk dikirim ke Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kec.Kandat. Karena prosedur yang diberikan berdasarkan konsultasi kami dengan pengurus Kwaran Kandat seperti itu. Alhamdulillah surat keputusan diberikan untuk nama Gudep MAPN Kandat. Maka dengan keluar ijin berdirinya Gerakan Pramuka MAPN Kandat, pada tanggal 18 September 2005 kepanitiaan dan peserta Musyawarah dan tamu undangan dari Dewan Kerja Ranting dan Gugus depan baik dari Madrasah Aliyah Diponegoro di Desa Sumberjo, SMAN kandat dan MA Ngreco. Maka oleh bapak Hari P dan bapak Slamet yang mewakili Kwaran menyatakan MAPN Kandat telah resmi memiliki Gugus Depan baru yaitu Gugus depan 19-175/176 dengan mana Ambalan yang disepakati oleh musyawarah yaitu PANDAWA dan PRAMUDYA WARDANI. Dengan Bapak Syuhada’ sebagai Kamabigus 19-175/176
Sambutan  oleh bapak Syuhada sebagai kamabigus baru dengan semangat dan memberikan arahan agar Pramuka MAPN Kandat menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas MAPN Kandat. Serta sambutan dari bapak Fuad Hasyim selaku Wakil Kepala urusan Kesiswaan dengan inti sambutannya “ bahwa saya akan mendukung semua kegiatan yang dilakukan oleh pramuka asalkan demi kepentingan yang baik”
Dengan diresmikannya Gugus Depan MAPN Kandat maka dilanjutkan dengan pembentukan Pengurua Dewan Ambalan PANDAWA dan PRAMUDYA WARDANI. Adapun pengurus Dewan Ambalan sebagai berikut :
Pradana               : Slamet
Kerani                   : Vini Hukama
Banker                  : Siti Naimah
Anggota
1.       M. Syamsul Huda
2.       Khoirotul Lailiyah
3.       Ima
4.       M. Syamsuri
5.       Siti Nurul Aifa
6.       Siti Fatimah
7.       Novi Umawati
8.       Vinahari
9.       Dwi Novita Sari
10.   Anis
Dengan dibentuknya Dewan Ambalan tersebut, maka tugas baru yaitu menata administrasi dan merancang kegiatan harian, bulanan, dan tahunan. Kegiatan harian yaitu latihan rutin setiap hari sabtu untuk adik-adik dan hari senin untuk musyawarah dan latihan dalam rangka persiapan untuk dilaksanakan dilatihan adik-adik. Alhamdulillah kegiatan berjalan sesuai agenda meskipun ada beberapa kendala. Pada bulan januari 2006 diadakan Holicamp I di Sumber Complang Plsoklaten Kediri, yang sebenarnya di Waduk Widas Saradan Madiun namun di tolak oleh pihak terkait karena lokasi penuh sudah di pesan oleh pramuka lain. Pada semester berikutnya tepatnya bulan juli 2006 kami baru bisa melaksanakan program Holicamp di Waduk Widas Saradan Madiun dan acara Holicamp berikutnya juga terus dilaksanakan oleh pengurus di bawah kami.
Berikut Pradana angkatan 2006- 2013
Periode 2006-2007 : Agus Muhaimin dan Kurnia sari
Periode 2007-2008 : Syaiful Afandi
Periode 2008-2009 :
Periode 2009-2010 : Saifi Athoillah, Inayah Sari
Peride 2010-2011   : Sayyid Al Kahfi ,  
Periode 2011-2012 : Ansori , K
Pada periode berikutnya kami selaku Alumni Gerakan Pramuka MAN Kandat terputus hubungan dengan adik-adik pramuka MAN Kandat karena Pembina yang kami hormati Kakak Amiruddin diberhentikan oleh Kepala Madrasah Aliyah Negeri Kandat. Kemudian diganti oleh Pembina baru yaitu saudara Athok yang dahulu juga murid Kakak Amiruddin. Dalam penerimaan tamu ambalan 2013 yang lalu kami alumni tidak mendapatkan undangan secara tertulis maupun pesan singkat dari panitia penyelenggara, Justru kami mendengar dari adik peserta. Selang beberapa bulan kami Alumni mendapat informasi yang mencengangkan, bahwa nama ambalan diganti oleh dewan ambalan baru dan Pembina pramuka baru. Maka pada pertala 09-10 Agustus 2014 kami alumni datang ke MAN Kandat untuk melihat dan berpartisipasi memeriahkan acara serta meminta keterangan dari Pembina Pramuka baru (saudara Athok) terkait dengan penggantian nama Ambalan. Acara musyawarah Pradana-pradana terdahulu dan Alumni dengan Pembina Pramuka Baru serta Pradana 2013-2014 dilaksanakan di Perpustakaan MAN Kandat mulai pukul 22.00-23.20 WIB. Dalam musyawarah alumni menanyakan alasan penggantian nama ambalan dan oleh Pembina Pramuka di jawab yang intinya “ penggantian nama karena kesulitan mencari pusaka ambalan dan beberapa alasan lainnya”. Dan tanggal 09 Agustus 2014 tepatnya sebelum musyawarah dengan alumni , Kepala Madrasah  meresmikan penggantian nama baru ambalan. Dengan melihat hal tersebut kami alumni menyatakan menyetujui pergantian nama ambalan PANDAWA dan PRAMUDYA WARDANI dengan nama baru ambalan GALUH CANDRA KIRANA dan INU KERTA PATI Pertanggal  09 Agustus 2014 pukul 23.10 WIB di Gugus Deapan 19-175/176 Pangkalan MAN Kandat.


PRADANA 2005           : SLAMET
PRADANA 2006-2008 : AGUS MUHAIMIN
PRADANA 2008-2009 : SAIFUL AFANDI
PRADANA PI 2010      : INAYAH SARI
PRADANA 2011           : SAYYID AL KAHFI
PRADANA 2012           : ANSORI

PRADANA 2013           : NUH 
KETUA PERTALA 2014 : A. ROY
PEMBINA PRAMUKA  : ATHOK